REALITAS.CO.ID – Direktur Utama travel Umrah PT. Novavil Mutiara Utama, sekaligus Anggota DPRD Provinsi Gorontalo fraksi PKS, Mustafa Yasin menanggapi soal kedatangan lima orang jamaah gagal haji.
Kepada media ini, Mustafa Yasin menegaskan bahwa masalah haji dan umroh itu urusannya dengan travel Novavil.
“Ini tidak ada kaitannya dengan PKS tidak ada kaitannya dengan DPRD, jadi jangan disangkut pautkan dengan politik jangan disangkut pautkan dengan partai. Karena sekali lagi saya tegaskan tidak ada urusannya dengan partai tidak ada urusannya dengan dewan karena ini murni adalah urusan travel PT. Novavil Mutiara Utama,” tegasnya.
“Berikut harusnya jamaah ini datang konfirmasi ke kami, nomor hp kami aktif kok, setiap saat bisa dihubungi harusnya datang ke Gorontalo itu menuntut haknya ya harusnya datangnya ke kantor Novavil. Mereka datang ke Gorontalo tidak konfirmasi dan memberitahu ke kami dan datang ke kantor pusat,” lanjutnya.
Mustafa juga menyarankan kepada lima jamaah gagal haji ini agar datang ke kantor Novavil, masih kata Mustafa bahwa dirinya telah menyiapkan tim manajemen dan tim hukum untuk menyelesaikan masalah ini.
“Untuk minta pertanggungjawaban bukan datang ke PKS, ini murni adalah urusan bisnis urusan personal urusan perusahaan maksudnya seperti itu. Harusnya datang ke kantor untuk menuntut hak apa yang menjadi tuntutan,” kata MY.
Lebih jauh Mustafa menuturkan bahwa dirinya saat ini masih berada di Ternate dalam hal mengurusi pemberangkatan jamaah umroh. Dirinya juga mengakui bahwa mulai menyelesaikan satu persatu persoalan masalah haji tahun ini.
“Saya mulai menyelesaikan persoalan haji ini, minggu lalu jamaah Morowali sudah saya temui, saat ini saya di Ternate, jadwal selanjutnya di Manado, saya sudah koordinasi dengan salah satu jamaah haji di Manado untuk dapat mengatur waktu pada Rabu depan,” tuturnya.


















